Rabu, 03 Desember 2025

Misteri The Lonely Cosmonaut : Rekaman Suara Wanita yang Terjebak di Luar Angkasa

Misteri The Lonely Cosmonaut

Misteri The Lonely Cosmonaut

Rekaman Suara Wanita yang Terjebak di Luar Angkasa
Ilustrasi luar angkasa dengan pesawat

Awalnya gue pikir itu cuma fake news atau hoax biasa yang beredar di forum-forum gelap internet. Tapi, namanya juga penasaran. Jadi, suatu malem, gue muter-muter di situs yang katanya nyimpen arsip-arsip anomali radio dari luar angkasa. Dan di situlah gue nemu file audio yang judulnya cuma singkat : "Soviet_Vostok_Mission_Unknown.ogg".

Rekaman Soviet_Vostok_Mission_Unknown.ogg
*Rekaman asli tidak tersedia untuk keamanan

Gue play. Awalnya cuma suara statik, suara elektronik khas sinyal radio tua. Lalu, ada suara napas berat, terengah-engah, dan sebuah suara wanita.

Suaranya tegang, penuh usaha, tapi jelas-jelas ketakutan.

"Halo? ... Apakah ada yang mendengar? ... Ini panggilan darurat ... Sistem pendukung hidup saya hampir habis. Oksigen tinggal 10%. Saya tidak tahu di mana saya."

Gue merinding. Bukan karena kontennya, tapi karena ini sound quality nya terlalu.....autentik. Bukan rekayasa. Suara mesin di latar belakang yang mendenging lemah, suara perempuan itu yang sesekali batuk terdengar sangat nyata.

Dia menyebut dirinya Kapten Anya Petrova dari program Vostok. Tapi, semua orang tau, program Vostok itu program luar angkasa pertama Soviet yang mengorbitkan kosmonaut pria. Yuri Gagarin dan Gherman Titov. Engga ada nama Anya Petrova dalam sejarah manapun.

Rekaman itu berlanjut. Dia bercerita kalau misinya adalah misi rahasia, diluncurkan sesaat setelah Vostok 6 misi Valentina Tereshkova, wanita pertama di luar angkasa. Tapi sesuatu gagal. Pesawatnya, Vostok 7, engga bisa kembali. Terjebak di orbit.

"Mereka bilang akan menyelamatkan saya," katanya, suaranya mulai bergetar. "Tapi tidak ada yang datang. Saya sudah mengorbit Bumi... saya tidak hitung lagi berapa kali. Semua sunyi. Hanya bintang-bintang yang diam."

Yang bikin ngeri, dia menggambarkan Bumi dari atas. Warna biru yang indah, awan putih yang berputar pelan. Tapi dia bilang sesuatu yang aneh. "Kadang... kadang saya lihat cahaya kota di sisi malam. Saya coba berteriak, tapi tidak ada yang mendengar. Saya seperti hantu yang mengamati dunia dari atas."

Gue fokus dalam rekaman itu. Dia bercerita tentang hari-harinya yang diisi dengan menghemat setiap napas, setiap tetes air. Dia menyanyikan lagu pengantar tidur Rusia, lagu yang sama berulang-ulang, seolah untuk menenangkan dirinya sendiri dari kegilaan. Suaranya yang melengking di tengah kesunyian antariksa bikin dada sesek.

Trus ada bagian yang bikin bulu kuduk gue bener-bener berdiri.

"Saya lihat sesuatu," katanya, suara tiba-tiba jadi berbisik, penuh horor. "Bukan satelit. Bukan meteor. Itu... besar. Diam. Terbuat dari sesuatu yang gelap, menyerap semua cahaya. Saya merasa dia mengamati saya. Sudah berhari-hari dia ada di sana, mengikuti orbit saya. Dia... hidup."

Dia mulai terdengar tidak stabil. Kadang dia tertawa histeris, kadang menangis tersedu-sedu, memanggil nama ibunya. Oksigennya makin menipis. Di menit-menit terakhir rekaman, napasnya udah jadi desahan pendek dan putus-putus.

"Oksigen... 2%," dia terengah. "Ini... akhirnya. Aku tidak mau mati sendirian di sini. Tolong... katakan pada Mama... bahwa Anya... mencintainya..."

Lalu, ada suara decitan panjang, dan kemudian......hening. Bener-bener hening.

Rekaman selesai. Gue duduk terdiam, jantung berdebar kenceng. Ruangan kamar yang hangat tiba-tiba terasa dingin.

Gue langsung googling abis-abisan. Engga ada jejak misi Vostok 7. Arsip Soviet menyangkal. Para ahli bilang itu hoax yang canggih, mungkin dibuat oleh orang yang paham teknik radio dan punya rekaman suara aktris yang bagus.

Tapi ada satu hal yang gue engga bisa lupain. Seorang ahli audio forensik independen, yang iseng menganalisis file itu, bilang sesuatu yang mengganggu. Di balik suara Anya, di frekuensi yang sangat rendah, ada suara lain. Seperti.....dentingan berirama, teratur, bukan berasal dari pesawatnya. Sebuah pola.

Dia bilang pola itu tidak alami. Seperti sebuah kode. Atau mungkin......sebuah bahasa.

Sampe sekarang, gue masih sering muter rekaman itu. Memandangi langit malem. Terkadang, gue ngebayangin ada sebuah kapsul kecil dan sunyi, masih mengitari kita, membawa seorang wanita yang terlupakan, hantu yang terjebak antara Bumi dan bintang-bintang.

Dan yang paling bikin gue takut bukanlah bahwa rekaman itu mungkin palsu. Tapi, bagaimana jika itu nyata? Bagaimana jika di suatu tempat di atas sana, dalam kesunyian yang abadi, Anya Petrova masih ada, terjebak dalam kuburan logamnya, sementara sesuatu yang gelap dan asing di kegelapan luar angkasa, masih mengamatinya. Dan mungkin, sampe sekarang, masih melakukannya.

Ditulis Oleh : Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Donay Book

Sebuah merk buku yang menjadi wadah bagi seluruh kumpulan cerpen karya Dena Angga.




Comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *